5 TEMPAT WISATA YANG HARUS DIKUNJUNGI DI YOGYAKARTA

keraton yogyakarta

Saat tulisan ini dibuat kalender sudah masuk ke Bulan Desember, menjelang akhir tahun adalah saat dimana kita merencanakan liburan untuk menghilangkan stress setelah setahun bekerja. Yogyakarta sebagai salah satu destinasi wisata layak dimasukan sebagai salah satu tempat wisata dalam list tempat wisata anda.

Kenapa harus Yogyakarta? karena kota yogyakarta sangat mudah untuk dijangkau baik menggunakan mobil, bus, kereta api maupun pesawat terbang.

Berikut ini 5 tempat wisata di Yogyakarta yang wajib dikunjungi.

1. KERATON KESULTANAN YOGYAKARTA

Keraton adalah sebuah istana tempat tinggal raja atau pemimpin kerajaan, demikian juga dengan keraton Yogyakarta. Keraton Yogyakarta dibangun oleh Sultan Hamengkubuwono I pada tahun 1755 sebagai sebuah konsekuensi perjanjian giyanti yang memecah Kerajaan Mataram menjadi beberapa kerajaan kecil.

Keraton Yogyakarta merupakan sebuah kompleks yang terdiri dari banyak bangunan dengan gaya arsitektur tradisional Jawa yang menawan. Disini kita bisa melihat kemegahan istana raja yang bersejarah. Bangunan utama keraton adalah Bangsal Pagelaran. Bangunan ini dahulu merupakan tempat Raja menerima para punggawa kesultanan secara resmi.

Sebagaimana disebutkan dalam wikipedia, selain memiliki kemegahan bangunan Keraton Yogyakarta juga memiliki suatu warisan budaya yang tak ternilai. Diantarannya adalah upacara-upacara adat, tari-tarian sakral, musik, dan pusaka (heirloom). Upacara adat yang terkenal adalah upacara Tumplak Wajik, Garebeg, upacara Sekaten dan upacara Siraman Pusaka dan Labuhan. Upacara tradisional tersebut telah dilaksanakan dari jaman kerajaan dan masih dilestarikan sampai sekarang. Upacara ini dilaksanakan untuk memperingati Hari Besar Islam.

 

2. PANTAI PARANGTRITIS

Yogyakarta terkenal dengan banyaknya wisata pantai. Salah satu pantai yang terkenal dan sudah lama menjadi destinasi wisata adalah Pantai Parangtritis. Terletak di Kabupaten Bantul sekitar 25 km sebelah selatan Kota Yogyakarta. Parangtritis adalah nama sebuah desa dimana pantai ini berada. Beberapa kegiatan wisata di parangtritis antara lain pengunjung dapat menyewa ATV untuk berkeliling atau sekedar mencoba mengendalikan ATV digundukan pasir pantai. Pengunjung juga dapat menikmati keindahan pantai dari ujung barat sampai timur dengan menyewa andong atau menunggang kuda sewaan.

Satu kegiatan yang tidak dapat ditinggalkan adalah menikmati sunset di sore  hari. Pengunjung sebenarnya diperbolehkan berenang di pantai ini, namun ganasnya ombak pantai selatan perlu diperhatikan agar keselamatan kita dapat terjaga.

3. JALAN MALIOBORO

Yogyakarta memiliki banyak destinasi wisata yang ikonik, salah satunya adalah jalan malioboro. Jalan malioboro merupakan bagian dari sebuah garis imajiner yang menghubungkan Keraton dan Gunung Merapi. Apabila ditarik garis lurus dari Keraton melalui Jl. Margo Mulyo (Ahmad Yani), Jl Malioboro dan Jl. Margo Utomo (Mangkubumi) ke Tugu, maka garis tersebut akan lurus mengarah ke Gunung Merapi.

Malioboro merupakan pusat kegiatan ekonomi dan pemerintahan. Jalan ini membentang dari Hotel Inna Garuda diutara sampai Pasar Beringharjo diselatan. Kantor Gubernur dan DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta juga terletak di Jalan Malioboro berderetan dengan Mall Malioboro, Hotel-Hotel dan Pusat Perbelanjaan.

Saat ini pemerintah kota mengatur jalan malioboro menjadi satu arah dengan pedestrian disebelah kiri untuk pedagang makanan dan sebelah kanan untuk andong dan becak wisata serta pedagang souvenir khas Yogya. Uniknya setiap selasa wage seluruh pedagang di jalan malioboro tidak berjualan, jadi kalau selasa wage kita bisa melihat malioboro yang lengang tanpa keriuhan pedagang menawarkan barang kepada wisatawan yang berjalan menyusurinya.

 

4. KERATON RATU BOKO

Jika anda berharap melihat kemegahan sebuah keraton di tempat ini, anda akan kecewa karena ketika berkunjung ke situs keraton Ratu Boko anda tidak akan menemukan banguna keraton. Situs Ratu Boko merupakan sebuah situs yang terdiri dari beberapa reruntuhan yang diduga bekas bangunan keraton.

Walaupun hanya reruntuhan bekas bangunan keraton, namun masih terdapat beberapa bangunan yang berdiri dengan tegak. Salah satu bangunan yang tersisa adalah Pintu Gerbang dan Benteng yang mengelilingi kompleks istana.

Situs Ratu Boko terletak 3 kilometer dari Candi Prambanan atau sekitar 18 kilometer dari pusat kota Yogyakarta. Situs ini terletak di sebuah bukit dengan tinggi 196 meter diatas permukaan laut. Disini anda dapat melihat pemandangan yang indah karena bekas istana ini didirikan diatas bukit. Anda dapat membayangkan kemegahan Istana Ratu Baka pada jaman dahulu dengan melihat pemandangan disekelilingnya.

Keindahan pemandangan akan bertambah ketika anda mengunjungi situs ini pada sore hari. Jika cuaca cerah anda dapat menikmati keindahan sunset dari atas puncak bukit Ratu Boko. Keindahan seperti ini dapat anda lihat sebagaimana dalam salah satu scene film Ada Apa Dengan Cinta 2.

 

5. PEREMPATAN TUGU

Perempatan tugu terletak di ujung utara Jalan Marga Utama bersilangan dengan Jalan Jenderal Sudirman dan Jalan AM Sangaji. Dinamakan perempatan tugu karena ditengah perempatan terdapat sebuah pal putih atau tugu penanda berwarna putih. Tugu Putih ini merupakan salah satu landmark kota Yogyakarta dan menjadi tempat yang wajib dikunjungi.

Dalam sejarahnya pertama kali Tugu didirikan oleh Hamengkubuwana I,  namun pada masa Pemerintahan Hindia Belanda tugu dibangun ulang karena mengalami gempa yang menyebabkan tugu yang lama runtuh. Berbeda dengan tugu yang asli dengan ujung bulat, tugu yang dibangun ulang memiliki ujung yang runcing. Saat ini perempatan tugu telah direnovasi dengan mempercantik tugu sehingga menjadi tempat yang layak untuk selfie.

Demikian lima destinasi wisata yang bisa kita kunjungi, sampai jumpa di yogya.

loading...