Info E-Tilang Jakarta 2018: Cek Prosedur & Besaran Dendanya

Media massa nasional belakangan ini sedang ramai memberitakan tentang e-tilang Jakarta 2018. Menurut info E-Tilang Jakarta 2018, pelanggar lalu lintas akan lebih mudah untuk ditindak dengan menggunakan sistem tilang elektronik dengan menggunakan aplikasi tertentu milik petugas kepolisian.

Namun, meskipun info E-Tilang Jakarta 2018 sudah banyak beredar di media massa, masih banyak di antara masyarakat ibukota yang masih belum mengetahui apa itu e-tilang. Nah, supaya kamu lebih tahu apa itu e-tilang, simak info E-Tilang Jakarta 2018 di bawah ini sebagai salah satu panduan untuk aman berlalu lintas.

Info E-Tilang Jakarta 2018: Apa Itu E-Tilang & Bagaimana Prosesnya?

Info E Tilang Jakarta 2018 1 - Info E-Tilang Jakarta 2018: Cek Prosedur & Besaran Dendanya
Patuhi peraturan lalu lintas supaya tidak kena tilang ya, Sobat Tiket.

E-Tilang atau tilang online mungkin memang menjadi hal baru untuk masyarakat Indonesia. E-Tilang disebut juga sebagai E-LTE atau Electronic Law Traffic Enforcement.

E-Tilang adalah inovasi baru untuk menindak pengguna jalan yang melanggar peraturan. Petugas polisi yang menjalankan E-Tilang memiliki aplikasi khusus di smartphone mereka untuk mencatat data pengendara yang melakukan pelanggaran lalu lintas.

Ketika ada seorang pelanggar lalu lintas yang terkena E-Tilang, polisi akan mencatat nomor handphone, identitas, jenis pelanggaran yang ia lakukan, dan denda yang harus dibayarkan. Untuk melengkapi data yang dibutuhkan, pihak kepolisian juga memasang CCTV untuk merekam bukti pelanggaran yang dilakukan oleh si pengguna lalu lintas.

Setelah semua data yang dibutuhkan dipegang oleh pihak kepolisian, data akan dikirim ke server BRI. Pelanggar lalu lintas yang kena e-tilang tersebut dipersilakan untuk melanjutkan perjalanan dan menunggu SMS notifikasi pembayaran dari pihak BRI terkait jumlah denda yang harus dibayar.

Kalau sudah mendapatkan informasi jumlah denda yang harus dibayarkan, pengendara yang terkena tilang tersebut tinggal membayar denda melalui bank atau ATM BRI terdekat. Setelah struk bukti pembayaran didapatkan, pelanggar bisa mengambil barang bukti berupa SIM atau STNK yang disita petugas.

Kabar baiknya, pelanggar lalu lintas yang terkena e-tilang tidak perlu hadir dalam persidangan karena sudah diwakilkan petugas. Jika sidang sudah selesai dan sudah ada amar putusan, nantinya akan dikirimkan SMS tentang hasil sidang.

Apabila ada sisa dana/denda tilang berdasarkan keputusan sidang, maka dana tersebut akan dikembalikan kepada pengendara tersebut. Kamu bisa mengambil sisa denda e-tilang tersebut di unit BRI seluruh Indonesia.

Jadi, sekarang kamu udah tahu kan apa itu e-tilang? Nah, sekarang mari berlanjut ke info E-Tilang Jakarta 2018 selanjutnya yaitu mengenai jadwal E-Tilang dan lokasi penerapannya.

Info E-Tilang Jakarta 2018: Di Mana & Kapan Peraturan Ini Diterapkan?

Info E Tilang Jakarta Peraturan E Tilang - Info E-Tilang Jakarta 2018: Cek Prosedur & Besaran Dendanya

Sobat Tiket tentunya sudah tahu apa itu E-Tilang. Namun, sudah tahukah kamu kapan E-Tilang diterapkan di Jakarta?

Uji coba atau sosialisasi penerapan E-Tilang Jakarta mulai dilakukan per tanggal 1 Oktober 2018. Tadinya, uji coba atau sosialisasi E-Tilang Jakarta ini akan diterapkan mulai tanggal 22 September 2018 namun diundur.

Lokasi atau titik untuk uji coba E-Tilang Jakarta 2018 ini adalah di Jl. Jenderal Sudirman-MH Thamrin. CCTV sudah dipasang untuk mengawasi pengendara yang melakukan pelanggaran lalu lintas di ruas jalan sebagai lokasi uji coba e-tilang tersebut. Nantinya, data CCTV akan dikirim ke pusat monitoring e-tilang sebagai bukti pelanggaran lalu lintas yang terjadi.

Apa Saja Jenis Pelanggaran yang Bisa Terkena E-Tilang?

Kamu udah tahu apa itu e-tilang melalui penjelasan awal tentang info E-Tilang Jakarta 2018 di atas. Sekarang, muncul pertanyaan baru mengenai jenis pelanggaran yang bisa ditindak dengan e-tilang.

Berikut ini adalah beberapa pelanggaran yang akan ditindak dengan e-tilang, Sobat Tiket.

  1. Pelanggaran kecepatan yang tidak sesuai dengan ketentuan.
  2. Pelanggaran marka/rambu-rambu jalan.
  3. Berkendara dengan melawan arus.
  4. Ngetem atau berhenti sembarangan.
  5. Parkir liar.
  6. Menggunakan telepon genggam saat mengemudi.
  7. Tidak menggunakan sabuk pengaman untuk pengguna mobil.
  8. Tidak mengenakan helm untuk pengendara sepeda motor.

Bisa juga tim kepolisian memberlakukan jenis pelanggaran lain yang akan dikenakan e-tilang dan tidak tercantum di atas demi kebaikan bersama.

Nah, karena sekarang kamu sudah tahu info E-Tilang 2018 terkait jenis pelanggaran yang akan ditindaklanjuti oleh petugas, sebaiknya kamu berhati-hati dan mematuhi peraturan lalu lintas ya, Sobat Tiket.

Besaran Denda untuk Pelanggar Lalu Lintas

Info E Tilang Jakarta 2018 Lalu Lintas Jakarta - Info E-Tilang Jakarta 2018: Cek Prosedur & Besaran Dendanya

E-Tilang sudah mulai diterapkan. Nah, kamu udah tahu belum berapa besaran denda tilang yang akan dikenakan pada pelanggar lalu lintas?

Berikut ini ada gambaran besarnya denda tilang yang bisa dikenakan padamu jika melanggar peraturan lalu lintas. Ingat, denda ini berlaku tanpa negosiasi jika kamu memilih slip biru dengan artian kamu tidak ingin menyelesaikan perkara dengan datang sendiri ke pengadilan.

  1. Tidak memiliki SIM: Rp 1 juta.
  2. Tidak membawa SIM: Rp 250 ribu.
  3. Kendaraan tidak dipasangi plat nomor: Rp 500 ribu.
  4. Melanggar lampu lalu lintas: Rp 500 ribu.
  5. Tidak ada STNK: Rp 500 ribu.
  6. Tidak mengenakan helm SNI: Rp 250 ribu.
  7. Tidak menyalakan lampu kendaraan: Rp 250 ribu (malam hari) & Rp 100 ribu (siang hari).
  8. Melanggar batas kecepatan: Rp 500 ribu.
  9. Kendaraan tidak memenuhi persyaratan layak jalan: Rp 500 ribu.
  10. Kendaraan tidak memenuhi persyaratan teknis: Rp 500 ribu.
  11. Tidak memberi lampu isyarat saat berbelok arah: Rp 250 ribu.
  12. Kendaraan tidak dilengkapi perlengkapan tertentu seperti ban cadangan, dongkrak, perlengkapan P3K, dan lain-lain yang sesuai dengan peraturan kepolisian: Rp 250 ribu.

Perlu dicatat bahwa pihak kepolisian memberikan kewenangan kepada pelanaggar lalu lintas untuk menentukan apakah kamu akan memilih slip merah atau slip biru untuk menyelesaikan perkara tilang ini. Kalau kamu memilih slip merah, berarti kamu lebih memilih untuk menyelesaikan perkara tilang ini dengan datang ke pengadilan dan besarnya denda akan ditentukan sesuai dengan keputusan hakim.

Bagaimana Cara Mengecek E-Tilang Jakarta?

Tidak ada yang mau terkena tilang. Namun, bagaimana jika hari ini memang hari yang kurang beruntung buatmu sampai harus terkena tilang?

Apakah kamu harus menghubungi langsung untuk mengecek E-Tilang terkait proses tilang yang sedang berjalaan?

Ternyata tidak perlu lho, Sobat Tiket. E-Tilang adalah inovasi baru proses tilang yang akan memudahkan pelanggar lalu lintas untuk mengecek E-Tilang Jakarta via online di mana saja.

Kamu bisa mengecek E-Tilang Jakarta terkait besaran denda melalui website masing-masing Pengadilan Negeri. Info E-Tilang Jakarta 2018 yang bisa dilihat online tersebut sudah termasuk tanggal sidang, nama, alamat, nopol kendaraan, jenis kendaraan, jenis barang bukti, denda, dan biaya perkara tilang. Lengkap kok!

Itu tadi info E-Tilang Jakarta 2018 yang harus kamu tahu sebelum berkendara di ibukota Jakarta. Jadi, kalau kamu adalah pengguna kendaraan pribadi, kamu perlu siap-siap dengan penerapan peraturan E-Tilang Jakarta 2018 ini, Sobat Tiket.

Nah kalau kebetulan kamu berasal dari luar kota dan ingin mencicipi sendiri pengalaman seru berkendara di Jakarta, kamu bisa kok sewa mobil di Jakarta di tiket.com. Selain harus mengetahui info E-Tilang Jakarta 2018, di Jakarta juga diterapkan peraturan ganjil genap Jakarta 2018 yang harus kamu patuhi, Sobat Tiket. Cek besaran denda untuk saksi pelanggar ganjil genap biar kamu semakin teliti dan waspada saat berkendara.

Jangan lupa, selalu patuhi peraturan lalu lintas biar nggak kena tilang, ya!



Source link

Komentar