Korban Mindanao bertambah

Korban kekerasan di Mindanao
Korban kekerasan bermotif politik di Mindanao

Jumlah yang meninggal dari serangan yang bermotif politik di Filipina Selatan bertambah menjadi 52 orang setelah enam jenazah
ditemukan lagi.

Polisi Filipina mengatakan jenazah itu digali dari kuburan dekat jenazah yang ditemukan sebelumnya.

Para korban dibunuh ketika mereka dalam perjalanan untuk mengajukan pencalonan pemilu Mei mendatang.

Korban antara lain para istri dan sanak saudara kandidat dan juga sedikitnya 13 wartawan.

Inilah insiden terburuk dalam kekerasan menjelang pemilu di Filipina.

Presiden Filipina Gloria Arroyo menyatakan keadaan darurat di dua propinsi di Pulau Mindanao agar polisi bisa mencari kelompok
bersenjata.

Kecurigaan diarahkan kepada keluarga saingannya yang menguasai propinsi selama bertahun-tahun tanpa tersaingi.

 

Source link