Lobo menangi pemilu Honduras

Porfirio Lobo
Porfirio Lobo dianggap kandidat utama presiden

Hasil sementara pemilihan Presiden Honduras menunjukkan bahwa tokoh oposisi Porfirio Lobo menggulingkan Presiden Manuel Zelaya.

Pemilu dilaksanakan lima bulan setelah Zelaya dipaksa turun dengan paksaan yang posisinya diambil alih pemerintah sementara.

Lobo dipandang sebagai tokoh pemersatu.

Dia memenangkan 56 % suara dari 60 % pemilih terdaftar berpartisipasi.

Pemenang mutlak dan tingginya tingkat partisipasi diharapkan oleh pemerintah sementara agar memberikan legitimasi kepada pemilu
ini.

Namun negara berpengaruh di kawasan itu, Argentina dan Brazil menyatakan mereka tidak akan mengakui pemerintah yang berkuasa
setelah pemilu.

Menurut mereka, dengan mengakuinya akan memberikan legitimasi kudeta terhadap presiden terpilih dan membuat preseden berbahaya.

Sementara itu Amerika Serikat mengatakan akan menerima hasil pemilu.

Lobo datang dari kubu oposisi kanan-tengah Partai Nasionalis dan dikalahkan Zelaya dalam pemilihan presiden tahun 2005.

Wartawan BBC Stephen Gibbs di Tegucigalpa menyatakan, banyak anggota pemerintah sekarang yang berasal dari Partai Liberal
diperkirakan menyambut baik hasil pemilu.

Zelaya juga seorang Liberal namun terkucilkan oleh partainya sendiri ketika dia bergeser dekat ke para pemimpin sayap kiri
seperti Presiden Venezuela Hugo Chavez dan Presiden Bolivia Evo Morales.

 

Source link