Merah Putih Butuh Dukungan

KBRN, Jakarta : Merujuk Keppres 15 Tahun 2017 posisi Kementerian Pemuda dan Olahraga adalah Pelaksana Bidang Prestasi Olahraga dan berbicara tentang target prestasi Asian Games 2018, saat Indonesia masuk 10 besar dengan asumsi medali emas, sebanyak 16 sampai 2. Penting untuk dipaparkan, bahwa Indonesia memiliki beberapa cabang olahraga nominator medali emas di tingkat dunia yang lazimnya tidak diikutsertakan pada ajang olimpiade Asian Games, tetapi kini sebagai bentuk ‘privilege’ karena menjadi tuan rumah, maka cabang-cabang olahraga tersebut dapat diusulkan untuk dilombakan. Diperkirakan setidaknya peluang meraup medali emas ada di sejumlah cabang olahraga seperti bulutangkis, angkat besi, wushu, pencak silat, paralayang, panjat tebing, boling, taekwondo, balap sepeda, panahan, balap sepeda BMX hingga kano.Keyakinan tersebut membawa Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi untuk meminta doa dukungan dari masyarakat supaya atlit-atlit yang diminta untuk mewakili Indonesia di setiap lapangan yang menjadi tempat perlombaan bisa membawa lagu Indonesia Raya terus dikumandangkann dan mendapatkan medali emas sebanyak mungkin, karena baginya bagaimanapun juga setiap hal yang didapat juga untuk ibu pertiwi. Imam Nahrawi juga melihat bahwa keinginan tersebut juga harus dimulai dari internal yakni kekompakan dan persiapan secara mental.“Tolong gerakkan seluruh dukungan dan doa-doa kepada mereka karena itu penting sekali lagi musuh terbesar atlet itu adalah diri sendiri dan faktor psikologi itu betul-betul menjadi faktor yang sangat dominan bagaimana kekompakan dengan tim, kekompakan dengan pasangan, itu menjadi sesuatu yang sangat fundamental sekali, nah fase ini yang pemerintah dampingi hari ini sehingga tidak ada lagi keluhan-keluhan di Pelatnas, keluarga di sosial media dan lain sebagainya,” ungkapnya saat ditemui dalam Forum Merdeka Barat 9, di Padepokan Pencak Silat, Taman Mini Indonesia Indah, Kamis (12/7/2018).“Sesungguhnya per-emas itu lebih dari 2 milyar, tapi klasifikasinya kemudian dibagi bahwa 1,5 milyar itu per-medali emas, baik perorangan, double maupun tim nah, tapi untuk double dan tim ada hitungannya lagi itu bonus dasarnya 1,5 milyar. Demikian pula untuk pelatih itu kira-kira 60% dari besaran bonus emas atau atlet demikian pula untuk PNS, karena berlaku undang-undang ASN, bahwa semua medali emas dan perak akan diangkat sebagai pegawai negeri sipil, demikian pula untuk bonus rumah yang disiapkan oleh pak Menteri Basuki. Menpan RB ini sudah disiapkan regulasinya tinggal atlet menyiapkan tanah baru Pemerintah bangun rumahnya,” tambah Menpora, bahkan bonus lain yang dipastikan juga nantinya, supaya mendapat slot Haji/Umroh. (ICP/Evie).