PMII segera kerahkan tim Tagana ke Donggala

Jakarta (ANTARA News) – Ketua Umum Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII), Agus Mulyono Herlambang akan menurunkan tim Taruna Siaga Bencana (Tagana) PB PMII untuk menyalurkan bantuan berupa bahan makanan, obat-obatan dan pakaian serta pendampingan pada masyarakat terdampak gempa di Donggala dan Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng).

Agus di Jakarta, Sabtu, memerintahkan semua cabang untuk melakukan penggalangan bantuan dana dan pakaian bekas yang nantinya akan disalurkan langsung pada korban bencana.

Secara pribadi, Agus menyatakan rasa duka yang mendalam atas musibah gempa di Palu karena Kota Palu bagian dari sejarah keberadaan PMII yakni kongres PMII Ke XIX dilaksanakan di Kota Palu pada 2017.

“Saya turut berduka cita atas bencana ini. Duka Palu, duka Indonesia. PB PMII menginstruksikan pengurus koordinator cabang dan pengurus cabang serta seluruh kader PMII se-Indonesia agar segera melaksanakan sholat gaib dan doa bersama sekaligus penggalangan dana untuk meringankan beban saudara-saudara kita di sana,” kata Agus.

Sementara, Ketua Tagana PB PMII Yasir Liang mengatakan bahwa pihaknya segera bertolak ke Palu dalam waktu dekat.

“Kami segera melaksanakan perintah ketua umum dan dalam waktu dekat akan segera bertolak ke Palu,” kata Yasir seraya menjelaskan pihaknya baru kembali dari Lombok, Nusa Tenggara Barat untuk menyalurkan bantuan bencana gempa di Lombok.

Sebelumnya, pada Jumat (28/9) malam, terjadi gempa bumi dengan kekuatan 7,4 SR yang terjadi di wilayah Donggala dan Palu Sulawesi Tengah.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan 48 orang meninggal dunia pascagempa yang terpusat di kedalaman 10 kilometer pada 27 kilometer timur laut Donggala itu.

Sebagian besar korban yang saat ini terdata meninggal dunia akibat gempa.

“Ada korban jiwa akibat tsunami namun belum dapat diketahui jumlahnya karena laporan dari lokasi terkendala telekomunikasi yang belum normal,” kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Hubungan Masyarakat BNPB Sutopo Purwo Nugroho.

Seluruh korban jiwa dan yang mengalami luka-luka yang sudah terdata oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) ini, menurut dia, sudah berada di rumah sakit.

Baca juga: Tagana PB PMII serahkan bantuan untuk korban gempa Lombok

Baca juga: PB PMII dukung Polri berantas teroris

Pewarta: Anita Permata Dewi
Editor: Edy Sujatmiko
COPYRIGHT © ANTARA 2018



Source link