Asian Games 2018 Majalengka Asian Games Official Video Youtube Bendung Rentang di Majalengka dipilih menjadi salah satu venue penyelenggaraan Asian Games .

Asian Games Majalengka Jelang Asian Games Di Majalengka Polisi Razia Kejahatan Jalanan Bendung Rentang di Majalengka dipilih menjadi salah satu venue penyelenggaraan

KBRN, Cirebon : Kapolres Cirebon Kota Akbp Roland Ronaldy meminta pihak hotel yang menjadi tempat penginapan para atlet Asian Games 18, menyediakan tempat untuk pendirian Police Corner. Fasilitas layanan keamanan itu merupakan salah satu terobosan baru Polres Cirebon kota untuk memudahkan para atelt dan official Asian games 18 dari 45 negara, jika akan menyampaikan aduan maupun keluhan dibidang keamanan.“Kami akan menempatkan petugas Polisi yang mampu berbahasa Inggris untuk melayani para atlet dan official Asian Games,” ungkap Akbp Roland didepan peserta Rapat Koordinasi lintas sektoral Operasi Among Raga Lodaya 2018 dalam rangka pengamanan Asian Games di hotel Aston Cirebon, Kamis (12/7/2018).Disebutkan, di police corner atau pojok polisi itu juga disiapkan administrasi Kepolisian yang biasanya disedikan di kantor Polres, berupa blangko bilingual atau dalam dua bahasa indonesia dan inggris.“Kami minta kerjasamanya pihak hotel untuk menyediakan tempat untuk Police Corner, yang posisinya terbuka didepan, sehingga mudah dilihat para atlet. Pada saat mereka adukan gangguan keamanan, mereka akan mudah temui kami,” jelasnya.Polres Cirebon Kota juga melakukan koordinasi berbagai pihak untuk penyiapan system pengamanan dan pengawalan para atlet Asian Games dari tempat penginapan di Cirebon menuju Kabupaten Majalengka sebagai Venue cabang olahraga Dayung kelas Kano.Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Cirebon Atang Hasan mengatakan, pihaknya siap mendukung kelancaran dan keamanan Asian Games 18 di Cirebon untuk rekayasa lalulintas serta pengaturan parkir kendaraan yang akan membawa para atlet dan official dari 45 negara.“Sejauh ini, belum ada informasi pasti jumlah atlet dan ofisial peserta Asian Games 18 yang akan menuju Cirebon,” imbuh Atang. (Ciptati H/Evie).

KBRN,Cirebon : Kota Cirebon menjadi tempat penginapan para atlet dan official Asian Games ke XVIII tahun 2018.Mereka yang akan datang dari 45 Negara itu terutama untuk mengikuti cabang olahraga Dayung kelas Kano slalom dengan Venue di Kabuapten Majalengka.Kapolres Kota Cirebon AKBP Roland Ronaldy menyampaikan, untuk pengamanan Asian Games ke 18 itu, akan diterjunkan sekitar 613 pernolen dari unsure Polri, Brimob, TNI, Dishub dan Satpol PP.“Personil keamanan yang disiagakan meliputi sekitar 350 an anggota polisi, 100 unsur TNI, 100 personil Brimob dan didukung personil dari Dishub maupun Satpol PP,” ungkapnya pada Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Operasi Amung Raga Lodaya 2018 dalam rangka Pengamanan Asian Games XVIII, di Hotel Aston Cirebon, Kamis (12/7/2018).Disebutkan, fokus pengamanan Asian Games 2018 di Cirebon terutama pada lokasi hotel tempat peserta dari 45 negara dan official menginap, meliputi Aston Hotel di jalan Bypass dan Swiss Bell Hotel di kawasan pusat kota Jalan Cipto. Selain itu juga pengawalan para atlet dan official dari Hotel menuju Venue, di Waduk Rentang Majalengka.“Sesuai ketentuan dari Panitia Pelaksana Asian Games 2018 (INASGOC), perjalanan menuju Venue harus ditempuh dalam waktu 40 menit, guna menjaga stamina dan kondisi atlet,” jelasnya.Untuk itu dibutuhkan kerjasama dan kooridnasi berbagai pihak, agar pada saat rombongan peserta Asian Games menuju lokasi berjlan dengan lancar dan tepat waktu. “Jalur yang dilewati rombongan mulai Hotel di Kota Cirebon melalui Kedawung menuju Jalan Tol hingga di kawasan Venue Jatitujuh Majalengka kondisi disekitarnya harus steril,” tandas Kapolres.Rapat koordinasi, dihadiri berbagai unsur baik dari kepolisian, TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Damkar,Disporbudpora, Dinas Kesehatan, Pengelola Hotel, Mall, obyek wisata dan lainnya. (CPT/ARN)

KBRN, Jakarta : Merujuk Keppres 15 Tahun 2017 posisi Kementerian Pemuda dan Olahraga adalah Pelaksana Bidang Prestasi Olahraga dan berbicara tentang target prestasi Asian Games 2018, saat Indonesia masuk 10 besar dengan asumsi medali emas, sebanyak 16 sampai 2. Penting untuk dipaparkan, bahwa Indonesia memiliki beberapa cabang olahraga nominator medali emas di tingkat dunia yang lazimnya tidak diikutsertakan pada ajang olimpiade Asian Games, tetapi kini sebagai bentuk ‘privilege’ karena menjadi tuan rumah, maka cabang-cabang olahraga tersebut dapat diusulkan untuk dilombakan. Diperkirakan setidaknya peluang meraup medali emas ada di sejumlah cabang olahraga seperti bulutangkis, angkat besi, wushu, pencak silat, paralayang, panjat tebing, boling, taekwondo, balap sepeda, panahan, balap sepeda BMX hingga kano.Keyakinan tersebut membawa Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi untuk meminta doa dukungan dari masyarakat supaya atlit-atlit yang diminta untuk mewakili Indonesia di setiap lapangan yang menjadi tempat perlombaan bisa membawa lagu Indonesia Raya terus dikumandangkann dan mendapatkan medali emas sebanyak mungkin, karena baginya bagaimanapun juga setiap hal yang didapat juga untuk ibu pertiwi. Imam Nahrawi juga melihat bahwa keinginan tersebut juga harus dimulai dari internal yakni kekompakan dan persiapan secara mental.“Tolong gerakkan seluruh dukungan dan doa-doa kepada mereka karena itu penting sekali lagi musuh terbesar atlet itu adalah diri sendiri dan faktor psikologi itu betul-betul menjadi faktor yang sangat dominan bagaimana kekompakan dengan tim, kekompakan dengan pasangan, itu menjadi sesuatu yang sangat fundamental sekali, nah fase ini yang pemerintah dampingi hari ini sehingga tidak ada lagi keluhan-keluhan di Pelatnas, keluarga di sosial media dan lain sebagainya,” ungkapnya saat ditemui dalam Forum Merdeka Barat 9, di Padepokan Pencak Silat, Taman Mini Indonesia Indah, Kamis (12/7/2018).“Sesungguhnya per-emas itu lebih dari 2 milyar, tapi klasifikasinya kemudian dibagi bahwa 1,5 milyar itu per-medali emas, baik perorangan, double maupun tim nah, tapi untuk double dan tim ada hitungannya lagi itu bonus dasarnya 1,5 milyar. Demikian pula untuk pelatih itu kira-kira 60% dari besaran bonus emas atau atlet demikian pula untuk PNS, karena berlaku undang-undang ASN, bahwa semua medali emas dan perak akan diangkat sebagai pegawai negeri sipil, demikian pula untuk bonus rumah yang disiapkan oleh pak Menteri Basuki. Menpan RB ini sudah disiapkan regulasinya tinggal atlet menyiapkan tanah baru Pemerintah bangun rumahnya,” tambah Menpora, bahkan bonus lain yang dipastikan juga nantinya, supaya mendapat slot Haji/Umroh. (ICP/Evie).